Laman


Search Box

2.6.12

Sejarah Singkat Bank BPD DIY part.4


Real Time Gross Settlement (RTGS)
Bank BPD DIY tergabung dalam sistem Bank Indonesia - Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), sehingga nasabah dapat melakukan transfer antar Bank ke seluruh Indonesia secara Real-Time.

Modul Penerimaan Negara (MPN-Prima)
Description: http://www.bpddiy.co.id/view.php?file=33Modul Penerimaan Negara merupakan salah satu layanan Bank BPD DIY yang terhubung langsung dengan Sistem Direktorat Perbendaharaan Negara guna melayani masyarakat akan kebutuhan transaksi penerimaan negara. Layanan ini meliputi :
  • Penerimaan Setoran Pajak;
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak
  • Penerimaan BPHTB
  • Penerimaan Pengembalian Belanja
  • Penerimaan Pungutan Ekspor

Siskohat
Sejak Tahun 2003 Bank BPD DIY ditunjuk Pemerintah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji (BPS-BPIH). Melalui Sistem yang terkoneksi langsung dengan Sitem Komputerisasi Haji Terpadu Departemen Agama (SISKOHAT), Nasabah Calon Jamaah Haji dapat langsung mendapatkan Nomor Porsi Haji dan Informasi Status Jamaah Haji secara cepat dan akurat.

Bill Payment
Bertepatan dengan Ulang Tahun Bank BPD DIY ke-45 pada tanggal 15 Desember 2006 dengan tema "Layanan Prima" Bank BPD DIY bekerjasama dengan PT. Telkomsel dan PT.Artajasa meluncurkan satu lagi layanan baru berupa:
  • Pembayaran Tagihan Kartu HALO
  • Pembelian Pulsa Isi Ulang Simpati dan Kartu As

Pembayaran dan Pembelian Pulsa Isi Ulang dapat dilayani diseluruh Kantor Pelayanan Bank BPD DIY (Kantor Cabang, Cabang Pembantu dan Kantor Kas). Pelanggan Kartu HALO hanya cukup datang ke Kantor Pelayanan Bank BPD DIY dan menuliskan Nomor Kartu HALO pada slip yang telah disediakan, selanjutnya petugas akan mengkonfirmasikan jumlah tagihan dan melakukan transaksi pelunasan yang langsung terkoneksi dengan Telkomsel. Sedangkan Pelanggan Simpati dan Kartu AS cukup menuliskan Nomor HP dan nominal pulsa yang akan dibeli, selanjutnya petugas akan melakukan transaksi sesuai permintaan dan pulsa akan terisi secara elektronis ke dalam nomor Simpati dan Kartu As dimaksud.

Sistem Kliring Nasional (SKN-BI)
Sistim Kliring Nasional Bank Indoneisa (SKNBI) adalah suatu sistem kliring yang diselenggarakan Bank Indonesia yang meliputi Kliring Debet dan Kliring Kredit dan penyelesaiannya dilakukan secara nasional.

SKNBI Bank BPD DIY mulai diimplementasikan pada bulan Agustus 2006.

Safe Deposit Box (SDB)
Description: http://www.bpddiy.co.id/view.php?file=124
Safe Deposit Box (SDB) Bank BPD DIY adalah layanan penyimpanan barang berharga dan dokumen penting yang terjamin keamanan dan kerahasiaannya.

Keunggulan
  • Jaminan keamanan dan kerahasiaan
  • Tarif sewa yang kompetitif
  • Ruangan khusus dengan sistem keamanan penuh
  • Tersedia dalam berbagai jenis ukuran

Tipe
Tinggi
Lebar
Panjang
Sewa/th
Jaminan kunci/th
Kecil/Small
7,5 cm
25 cm
60 cm
200.000
500.000
Sedang/Medium
12,5 cm
25 cm
60 cm
300.000
500.000
Besar/Large
25 cm
25 cm
60 cm
500.000
500.000


Persyaratan:
  • Mengisi dan melengkapi formulir aplikasi
  • Meyerahkan fotokopi identitas diri
  • Menandatangani perjanjian sewa menyewa SDB
  • Membayar biaya sewa dan jaminan kunci
  • Memiliki rekening Tabungan/Giro di Bank BPD DIY

Produk dan Layanan Bank BPD DIY
Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
Description: http://www.bpddiy.co.id/view.php?file=34
Nasabah tabungan Simpeda dan Sutera dapat memiliki fasilitas kartu ATM Bank BPD DIY secara gratis. Saat ini Bank BPD DIY telah memiliki 45 terminal ATM yang tersebar di seluruh DIY.

ATM Bank BPD DIY tergabung dalam jaringan ATM BERSAMA dimana pemegang kartu ATM Bank BPD DIY dapat melakukan transaksi di seluruh terminal ATM yang berlogo ATM BERSAMA dengan jumlah terminal lebih dari 10.000 diseluruh Indonesia.

Sejak tanggal 15 November 2006 Bank BPD DIY telah mengimplementasikan fitur Malaysian Electronic Payment System (MEPS). Fitur MEPS merupakan kerjasama interkoneksi antara Artajasa sebagai penyelenggara ATM BERSAMA dengan MEPS sebagai penyelenggara jaringan BANKCARD di Malaysia.

Dengan adanya kerjasama ini maka pemegang kartu ATM BANK BPD DIY dapat melakukan transaksi di terminal anggota BANKCARD di Malaysia dan sebaliknya pemegang kartu berlogo BANKCARD dapat bertransaksi di terminal ATM Bank BPD DIY.

Fitur-fitur ATM yang tersedia adalah:
  • Penarikan Tunai
  • Cek Saldo
  • Penggantian PIN
  • Transfer Antar Rekening dan Antar Bank
  • Pembayaran tagihan Telepon
  • Pembayaran tagihan Internet Speedy
  • Pembayaran tagihan Telkomsel kartu HALO
  • Pembayaran tagihan Indosat Matrix
  • Pembayaran tagihan StarOne Postpaid
  • Pembelian Tiket Mandala Airlines
  • Pembelian Tiket Kereta Api
  • Pembelian Pulsa Simpati dan Kartu As
  • Pembelian Pulsa Indosat Mentari dan IM3
  • Pembelian Pulsa StarOne Prepaid
  • Pembayaran biaya akademik UNY
Produk dan Layanan Bank BPD DIY

3.5.12

tugas terapan komputer perbankan.


SEJARAH DAN VISIMISI HSBC :
125 Years HSBC in Indonesia
As the pioneer of modern banking in most of Asian Countries, HSBC (HSBC (formerly known as The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Limited) has had long history in Indonesia. Since HSBC opened its first Indonesian office in Jakarta (which known as Batavia) in 1884, HSBC has been providing various kinds of banking service and products to the Indonesian customers, whishing to develop trade and investment opportunities. Initially started to serve the important sugar trade, and then expanded its operation to Surabaya in 1896. Later in 1994 HSBC upgraded its Semarang agency, which has been operating since 1878, into a full branch. During challenging times in the Indonesian market where the Bank was forced to close operation during World War II, and in the mid-1960s, HSBC strengths were really put on trial. Having managed to re-open its operation in Indonesia after the World War II and similarly after the closure in mid-1960s, the Bank was granted a new banking license in 1968 wherein the Bank has remains steadily solid ever since and retained its position as one of the largest foreign banks operating in Indonesia.

Today HSBC Indonesia offers a broad range of banking and financial services tailored to meet a wide spectrum of needs, from those of multinational corporations to local businesses and individual Indonesians, including personal financial services, corporate, commercial banking, institutional banking, treasury capital markets and Amanah Syariah banking. Until early 2009, it has been serving its customers through 113 outlets, spread through out 10 major cities: Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, Solo, Batam, Bogor, Tangerang, and Depok. This includes Branch offices, Premier Centres, Amanah branches, Express Banking Centres.

Group structure

HSBC Holdings is a public limited company incorporated in England and Wales.
Headquartered in London, the HSBC group operates in five regions: Europe; Hong Kong; the rest of Asia Pacific; including the Middle East and Africa; North America; and South America.
The entities which form the HSBC Group provide a comprehensive range of financial services to personal, commercial, corporate, institutional and investment, and private banking clients. To more easily promote the Group as a whole, HSBC was established as a uniform, international brand name in 1999.  In 2002, HSBC launched a campaign to differentiate its brand from those of its competitors by describing the unique characteristics which distinguish HSBC, summarised by the words 'The world's local bank'.
References to HSBC on this website refer to the HSBC Group of discrete legal entities, each of which is wholly or partly owned by HSBC Holdings plc. HSBC's largest and best-known subsidiaries and their primary areas of operation are:
Subsidiary
Primary area of operation
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
Hong Kong SAR, with an extensive network throughout Asia-Pacific.
Hang Seng Bank Limited
Hong Kong SAR
HSBC Bank plc
United Kingdom
HSBC France
France
HSBC Bank USA N.A.
United States of America
HSBC Bank Brasil S.A.- Banco Múltiplo
Brazil
HSBC Private Banking Holdings (Suisse) S.A.
Switzerland, Hong Kong SAR, Monaco, Luxembourg, United Kingdom, Singapore and the Channel Islands.
Grupo Financiero HSBC, S.A. de C.V.
Mexico

8.11.11

PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER

2. Penipuan dan pengamanan komputer
a. Proses penipuan
b. Sebab – sebab terjadinya penipuan
c. Penipuan komputer
d. Mencegah dan mendeteksi penipuan komputer

PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER
Penipuan adalah sesuatu atau segala sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adil terhadap orang lain. Tindakan curang meliputi kebohongan, penyembunyian kebenaran, muslihat, dan kelicikan, dan tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran kepercayaan.

Baik seseorang di dalam suatu organisasi maupun pihak eksternal dapat melakukan penipuan. Penipuan internal dapat dibedakan menjadi dua kategori: penggelapan asset dan penipuan pelaporan keuangan. Penggelapan asset, atau penipuan pegawai, dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang untuk keuntungan keuangan pribadi.
Penipuan pelaporan keuangan sebagai tindakan yang sembrono atau disengaja, baik melalui tindakan atau penghilangan, yang menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan secara material.

PROSES PENIPUAN
Tiga karakteristik yang sering dihubungkan kebanyakan penipuan, yaitu:
1. Pencurian sesuatu yang berharga, seperti uang tunai, persediaan, peralatan, atau data.
2. Konversi asset yang dicuri ke dalam uang tunai.
3. Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian.

SEBAB-SEBAB TERJADINYA PENIPUAN
Tekanan
Tekanan adalah motivasi seseorang untuk melakukan penipuan. Tekanan dapat berupa tekanan keuangan, seperti gaya hidup yang berada di luar kemampuan, atau memiliki banyak utang atau biasanya banyak tagihan. Tekanan keluarga atau rekan kerja, ketidakstabilan emosi, dan tantangan adalah motivasi lain yang mengarah pada tindakan curang untuk mengalahkan sistem.
Peluang
Peluang adalah kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak jujur. Peluang sering kali berasal dari kurangnya pengendalian internal. Sebuat fitur pengendalian yang kurang di banyak perusahaan adalah pemeriksaan latar belakang seluruh calon pegawai. Situasi lain yang mempermudah seseorang untuk melakukan penipuan adalah kepercayaan berlebihan atas pegawai utama, personil supervise yang tidak kompeten, tidak memperhatikan perincian, jumlah pegawai yang tidak memadai, kurangnya pelatihan, dan kebijakan perusahaan yang tidak jelas.
Banyak juga penipuan yang terjadi ketika pegawai membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggan atau pemasok. Penipuan juga dapat terjadi ketika sebuah krisis muncul dan perusahaan tidak memperhatikan prosedur pengawasan normalnya.
Rasionalisasi
Kebanyakan pelaku penipuan mempunyai alasan atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa perilaku yang ilegal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Para pelaku membuat rasionalisasi bahwa mereka sebenarnya tidak benar-benar berlaku tidak jujur atau bahwa alasan mereka melakukan penipuan lebih penting daripada kejujuran dan integritas.
Penipuan terjadi ketika orang mengalami tekanan yang tinggi, peluang yang besar, dan kemampuan untuk merasionalisasikan integritas pribadi mereka. Penipuan cenderung tidak terjadi ketika orang mengalami sedikit tekanan, peluang kecil untuk melakukan dan menyembunyikan penipuan, serta adanya integritas tinggi yang membuat seseorang cenderung tidak melakukan rasionalisasi atas penipuan.

PENIPUAN KOMPUTER
Secara khusus penipuan mencakup hal-hal berikut ini:
Pencurian, penggunaan, akses, modifikasi, penyalinan, dan perusakan software atau data secara tidak sah.
Pencurian uang dengan mengubah catatan komputer atau pencurian waktu komputer.
Pencurian atau perusakan hardware komputer.
Penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya komputer dalam melakukan tindak pidana.
Keinginan untuk secara ilegal mendapatkan informasi atau property berwujud melalui penggunaan komputer.
Salah satu jenis penipuan komputer, yaitu spionase ekonomi yaitu pencurian informasi dan hak cipta intelektual, meningkat sebesar sedang berkembang sangat cepat.
Klasifikasi Penipuan Komputer
Salah satu cara untuk menggolongkan penipuan komputer adalah dengan menggunakan model pemrosesan data: input, pemroses, perintah komputer, data yang disimpan, dan output.
Input. Cara yang paling umum dan paling sederhana untuk melakukan penipuan adalah dengan mengubah input komputer. Cara ini hanya memerlukan sedikit keterampilan komputer. Pelaku hanya perlu memahami bagaimana sistem beroperasi sehingga mereka bisa menutupi langkah mereka.
Pemroses. Penipuan komputer dapat dilakukan melalui penggunaan sistem tanpa diotorisasi, yang meliputi pencurian waktu dan jasa komputer.
Perintah komputer. Penipuan komputer dapat dilakukan dengan cara merusak software yang memproses data perusahaan.
Data. Penipuan komputer dapat diawali dengan mengubah atau merusak file data perusahaan atau menyalin, menggunakan, mencari file-file data tersebut tanpa otorisasi.
Output. Penipuan komputer dapat dilakukan dengan cra mencuri atau menyalahgunakan output sistem. Output sistem biasanya ditampilkan pada layer atau dicetak di kertas. Layar komputer dan output cetakan merupakan subjek bagi mata-mata penasaran dan salinan tidak sah, kecuali jika mereka dijaga dengan memadai.

PENIPUAN DAN TEKNIK PENYALAHGUNAAN KOMPUTER
Berbagai teknik dalam penyalahgunaakan komputer adalah sebagai berikut: Kuda troya, pembulatan ke bawah, teknik salami, pintu jebakan, serangan cepat, pembajakan software, kebocoran data, menyusup, penyamaran atau peniruan, rekayasa social, bom waktu logika, hacking atau cracking, pencarian, menguping, serangan penolakan pelayanan, terorisme internet, kesalahan informasi internet, penjebolan password dan spamming.

VIRUS KOMPUTER
Virus komputer adalah segmen dari kode pelaksanaan yang meletakkan dirinya pada software. Terdapat beberapa cara komputer dapat terinfeksi: dengan membuka lampiran e-mail yang berisi virus, membuka file yang berisi virus, melakukan boot atau menyalakan dari awal komputer dengan menggunakan disket yang telah terinfeksi, dan menjalankan program yang telah terinfeksi.

MENCEGAH DAN MENDETEKSI PENIPUAN KOMPUTER
Langkah-langkah untuk meningkatkan integritas pegawai dan mengurangi kemungkinan terjadinya penipuan oleh pegawai melalui cara yang dijelaskan dalam bagian berikut ini:
1. menggunakan cara-cara yang benar dalam mempekerjakan dan memecat pegawai,
2. mengatur para pegawai yang merasa tidak puas,
3. melatih para pegawai mengenai standar keamanan dan pencegahan terhadap penipuan,
4. mengelola dan menelusuri lisensi software
5. meminta menandatangani perjanjian kerahasiaan kerja,
6. meningkatkan kesulitan melakukan penipuan,
7. mengembangkan sistem pengendalian internal yang kuat,
8. memisahkan tugas,
9. meminta pegawai mengambil cuti dan melakukan rotasi pekerjaan,
10. membatasi akses ke perlengkapan komputer dan file data,
11. mengenkripsi data dan program,
12. mengamankan saluran telepon,
13. mengamankan sistem dari virus,
14. mengendalikan data yang sensitif,
15. mengendalikan komputer laptop,
16. mengawasi informasi hacker,
17. memperbaiki metode deteksi,
18. sering melakukan audit,
19. mempekerjakan pegawai khusus untuk keamanan komputer,
20. membuat saluran khusus untuk pengaduan penipuan,
21. mempekerjakan konsultan komputer,
22. mengawasi kegiatan sistem,
23. mempekerjakan akuntan forensic,
24. menggunakan software pendeteksi penipuan,
25. mengurangi kerugian akibat dari penipuan, dan
26. menuntut dan memenjarakan pelaku penipuan.

Tugas Sistem Informasi Akuntansi #2

29.10.11

Pengantar e-Business , Model , Pengaruh , Faktor dan Infrastruktur

E-business dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

Dalam penggunaan sehari-hari, e-bisnis tidak hanya menyangkut e-dagang (perdagangan elektronik atau e-commerce) saja. Dalam hal ini, e-dagang lebih merupakan sub bagian dari e-bisnis, sementara e-bisnis meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet (e-pemasaran). Sebagai bagian dari e-bisnis, e-dagang lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet.

E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.
  • Model-Model E-Business
B2C (Business to Consumers): Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi.
B2B (Business to Business): Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi)
  • Pengaruh-pengaruh E-Business atas proses Bisnis
Electronic Data Interchange (EDI): adalah protokol Standar, ada sejak era tahun 1970, untuk secara elektronik mentransfer (mengirimkan) informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis.
EDI:
– Meningkatkan tingkat akurasi
– Mengurangi biaya
  • Faktor-faktor keberhasilan E-Business
Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business.
Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu :
- Validitas, Integritas, dan Privasi
  • INFRASTRUKTUR untuk E-BUSINESS
Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan e-business.

[Tugas SoftSkill #1 "Sistem Informasi Akuntansi"]

21.4.11

Dinamika Sistem Ketahanan Nasional


Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.
Tantangan adalah kemampuan mengatasi masalah atau hambatan dalam mempertahankan bangsa.
Ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa
Hambatan adalah rintangan dan ketahanan mempertahankan suatu bangsa.
Gangguan adalah halangan, rintangan dan godaan dari pihak luar.
Identitas adalah jati diri dari suatu bangsa.
Integritas adalah keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan suatu bangsa.
Ketangguhan adalah kekuatan, kekukuhan sekuat tenaga menjaga bangsa.
Keuletan adalah ketekunan dalam menyelesaikan suatu masalah.

Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan, yaitu:
1. Aspek yang berkaitan dengan alam besifat statis, yang meliputi Aspek Geografi, Aspek Kependudukan, dan aspek Sumber Kekayaan Alam.
2. Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis, yang meliputi Aspek Ideologi, Aspek Politik, Aspek Sosial Budaya, dan Aspek Pertahanan dan Keamanan.
a). Pengaruh Aspek Ideologi
Ideologi adalah suatu sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. ldeologi juga mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Secara teoretis, suatu ideologi bersumber dari stuatu falsafah dan meruakan pelaksanaan dari sistem filsafah itu sendiri.
b). Pengaruh Aspek Politik
Politik berasal dari kata politik yang mengandung makna kekuasaan (pemerintahan) dan atau politik yang berarti kebijaksanaan. Di Indonesia, kita tidak memisahkan politik dari policik. Hubungan ini tercermin pada pemerintahan negara yang berfungsi sebagai penentu kebijaksanaan dan ingin mewujudkan aspirasi semi tuntutan masyarakat. Karena itu, kebijaksanaan pemerintahan negana tersebut harus serasi dan selaras dengan keinginan dan aspirasi masyarakat.
c). Pengaruh Aspek Ekonomi
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang meliputi produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa, dan dengan usaha untuk meningkatkan, taraf hidup masyarakat. Sistem perekonomian bangsa Indonesia mengacu pada pasal 33 UUD 1945, yang menyebutkan bahwa sistem perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Secara makro, sistem perekonomian Indonesia dapat disebut sebagai sistem perekonomian kerakyatan. Ketahanan ekonomi diartikan sebagai kondiosi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasioanl dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun ancaman dalam negeri secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar-kan Pancasila dan UUD 1945.
d). Pengaruh Aspek Sosial Budaya
Dalam masyarakat, manusia hidup secara berkelompok sesuai fungsi, peran dan profesinya. Kehidupan masyarakat terstruktur berdasarkan peran dan fungsi masing-masing anggota. Kondisi Budaya di Indonesia, kebudayaan daerah, dalam setiap kebudayaan daerah
terdapat nilai-nilai budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh budaya asing, yang sering disebut sebagai local genius. Local genius ialah pangkal segala kemampuan budaya daerah untuk menetralisir pengaruh negatif budaya asing. Kebudayaan Nasional bersitat religius, bersifat
kekeluargaan, bersifat serba selaras, bersifat kerakyatan.
e). Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan
a. Pokok-pokok Pengetahuaan Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk menciptakan keamanan bangsa dan negara dalam rangka mewujudkan Ketahanan Nasional Indonesia.
b. Postur Kekuatan Pertahanan Dan Keamaman
Postur Kekuatan Hankam. Postur kekuatan Hankam mencakup struktur kekuatan, tingkat kemampuan, dan gelar kekuatan. Terdapat empat pendekatan yang digunakan untuk membangun postur kekuatan Hankam, yaitu pendekatan ancaman, misi, kewilayahan dan politik. Pembangunan Kekuatan Hankam. Konsepi Hankam perlu mengacu pada konsep Wawasan Nusantara di mana Hankam mengarah pada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan negara kesatuan RI yang meliputi wilayah laut, udara, dan darat, termasuk pulau-pulau besar dan kecil.
c. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara, yang berisi ketangguhan, kemampuan dan kekuatan melalui penyelengaraan Siskamnas (Sishankamrata) untuk menjanlin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
d. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia
Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap
warganegara Indonesia perlu :
1. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk Perjuangan Non Fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembang-kan kekuatan nasional dalam rangka meng-hadapi segala tantangan, ancaman, hambatan dan ganguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional.
2. Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, soasial budaya dan pertahanan keamanan sehingga setiap warga neraga Indonesia dapat mengeliminir pengaruh tersebut.

7.4.11

Gigi Dilihat Dari Warnanya



Seperti dilansir dari dent.info.md, warna gigi tidak selalu putih tergantung individu masing-masing. Orang dewasa normalnya memiliki warna gigi kuning keabu-abuan, putih keabu-abuan atau putih kekuning-kuningan. Sedangkan gigi sulung normalnya berwarana putih susu atau putih kebiru-biruan.

Tapi selain warna gigi yang normal itu, banyak pula orang yang memiliki warna yang ekstrim. Warna gigi bisa menginformasikan mengenai apa yang terjadi dalam tubuh. Email gigi juga bisa berubah warnanya sesuai yang dimasukkan dalam mulut.

Joan Liebmann-Smith Ph.D dan Jacqueline Nardi Egan dalam tulisannya Body Sign, How to Be Your Own Diagnostic Detective, seperti dikutip Selasa (25/8/2009) mengulas ada 8 jenis warna gigi yang menjadi peringatan bagi tubuh.

1. Gigi kuning coklat

Warna gigi kuning kecoklatan akan terjadi seiring bertambahnya usia yang kebanyakan terjadi pada lansia. Tapi jika Anda belum berumur tua dan memiliki gigi yang menguning adalah tanda bahwa Anda seorang perokok, peminum kopi, teh atau cola.

2. Gigi kehijauan atau berwarna logam

Gigi yang berwarna hijau, hijau kebiruan atau coklat adalah tanda Anda terkena paparan logam secara berlebihan. Bisa saja terjadi ketika di tempat kerja atau waktu operasi gigi.

Jika terpapar besi, mangan dan perak warnanya bisa hitam. Merkuri dan timbal menimbulkan warna biru hijau. Tembaga dan nikel bisa menyebabkan gigi berwarna hijau hingga kebiruan. Menghirup gas seperti asam khrom membuat gigi berwarna oranye gelap.

Sedangkan jika terpapar lautan yodium secara berlebihan seperti banyak menghabiskan waktu di kolam yang mengandung klorin bisa menyebabkan gigi berwarna coklat.

3. Gigi abu-abu kebiruan

Banyak orang yang tidak sadar bahwa mengonsumsi antibiotik tetrasiklin selama hamil bisa membuat gigi bayi suram. Warna gigi yang suram ini juga terjadi pada anak yang mengonsumsi tetrasiklin ketika sedang dalam masa pertumbuhan.

Sedangkan noda keabu-abuan pada gigi orang dewasa pertanda menggunakan minosiklin,– yakni sejenis tetrasikilin untuk mengobati jerawat atau artritis rematoid,– dalam jangka waktu lama. Gigi abu-abu juga bisa menjadi tanda rusaknya dentin karena terjadi infeksi.

4. Gigi Bercak-bercak

Jika gigi anda bercak-bercak dan warnanya tidak rata kemungkinan terjadi enamel fluorisis. Yakni gigi yang terpapar fluorit dari air minuman yang berfluorinasi, pasta gigi dan obat kumur secara berlebihan.

Walaupun gigi bercak kurang menarik tapi ini tidak berbahaya. Tapi bercak ini bisa juga menjadi penanda peringatan awal adanya keracunan fluorit yang lama-lama bisa mengancam jiwa.

5. Gigi kehitaman

Warna gigi seperti ini termasuk menyeramkan yang menandakan adanya penyalahgunaan metamfemin. Warna gigi yang hitam juga bisa membuat gigi seseorang membusuk.

6. Gigi berlekuk

Jika terdapat lekukan halus di gigi, itu mungkin Anda terlalu banyak makan jeruk atau lemon. Asam dalam buah-buahan ini bisa membuat email dan gigi erosi.

Jika terdapat lekukan berbentuk V di bagian bawah gigi dekat garis gusi, itu tanda Anda terlalu bersemangat menggosok gigi. Penggunaan tusuk gigi secara berlebihan juga bisa menimbulkan lekukan-lekukan karena Anda menusuk lapisan email gigi. Sering menggertakan (mengadu) gigi juga bisa membuat gigi berlekuk.

7. Gigi tampak licin berkilau

Jika gigi Anda terutama gigi belakang terasa licin itu bukan tanda yang baik. Tapi itu tanda peringatan tulang yang keropos (osteoporosis). Itu juga mungkin tanda gangguan makan bulimia karena muntahan yang berulang kali akan membuat gigi tersiram asam perut dan mengikis email pelindung gigi. Hampir 90 persen penderita bulimia memiliki tanda erosi gigi.

8. Gigi retak-retak

Gigi belakang yang retak-retak lebih sering dialami orang dengan tambalan gigi dari perak yang seringkali menandakan bruxisme (kebiasan menggertakan atau mengadu gigi). Bruxisme ini lebih merusak gigi dibanding gigi berlubang akibat email pelindung yang aus saat gigi digertakkan. Sering menggertakkan gigi juga akan menimbulkan masalah rahang.

Biografi Tan Malaka


Tan Malaka atau Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka (lahir di Nagari Pandan Gadang, Suliki, Sumatera Barat, 2 Juni 1897 – wafat di Jawa Timur, 21 Februari 1949 pada umur 51 tahun[1]) adalah seorang aktivis pejuang nasionalis Indonesia, seorang pemimpin komunis, dan politisi yang mendirikan Partai Murba. Pejuang yang militan, radikal dan revolusioner ini banyak melahirkan pemikiran-pemikiran yang berbobot dan berperan besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dengan perjuangan yang gigih maka ia dikenal sebagai tokoh revolusioner yang legendaris.
Dia kukuh mengkritik terhadap pemerintah kolonial Hindia-Belanda maupun pemerintahan republik di bawah Soekarno pasca-revolusi kemerdekaan Indonesia. Walaupun berpandangan komunis, ia juga sering terlibat konflik dengan kepemimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Tan Malaka menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam pembuangan di luar Indonesia, dan secara tak henti-hentinya terancam dengan penahanan oleh penguasa Belanda dan sekutu-sekutu mereka. Walaupun secara jelas disingkirkan, Tan Malaka dapat memainkan peran intelektual penting dalam membangun jaringan gerakan komunis internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara. Ia dinyatakan sebagai "Pahlawan revolusi nasional" melalui ketetapan parlemen dalam sebuah undang-undang tahun 1963.

Riwayat
  • Saat berumur 16 tahun, 1912, Tan Malaka dikirim ke Belanda.
  • Tahun 1919 ia kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai guru disebuah perkebunan di Deli. Ketimpangan sosial yang dilihatnya di lingkungan perkebunan, antara kaum buruh dan tuan tanah menimbulkan semangat radikal pada diri Tan Malaka muda.
  • Tahun 1921, ia pergi ke Semarang dan bertemu dengan Semaun dan mulai terjun ke kancah politik
  • Saat kongres PKI 24-25 Desember 1921, Tan Malaka diangkat sebagai pimpinan partai.
  • Januari 1922 ia ditangkap dan dibuang ke Kupang.
  • Pada Maret 1922 Tan Malaka diusir dari Indonesia dan mengembara ke Berlin, Moskwa dan Belanda.
Perjuangan
Tan Malaka juga seorang pendiri partai Murba, berasal dari Sarekat Islam (SI) Jakarta dan Semarang. Ia dibesarkan dalam suasana semangatnya gerakan modernis Islam Kaoem Moeda di Sumatera Barat.
Tokoh ini diduga kuat sebagai orang di belakang peristiwa penculikan Sutan Sjahrir bulan Juni 1946 oleh "sekelompok orang tak dikenal" di Surakarta sebagai akibat perbedaan pandangan perjuangan dalam menghadapi Belanda.

Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka banyak mengumpulkan pemuda-pemuda komunis. Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Sarekat Islam) untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis, gerakan-gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat. Namun pemerintahan Belanda melarang pembentukan kursus-kursus semacam itu sehingga mengambil tindakan tegas bagi pesertanya.
Melihat hal itu Tan Malaka mempunyai niat untuk mendirikan sekolah-sekolah sebagai anak-anak anggota SI untuk penciptaan kader-kader baru. Juga dengan alasan pertama: memberi banyak jalan (kepada para murid) untuk mendapatkan mata pencaharian di dunia kapitalis (berhitung, menulis, membaca, ilmu bumi, bahasa Belanda, Melayu, Jawa dan lain-lain); kedua, memberikan kebebasan kepada murid untuk mengikuti kegemaran mereka dalam bentuk perkumpulan-perkumpulan; ketiga, untuk memperbaiki nasib kaum miskin. Untuk mendirikan sekolah itu, ruang rapat SI Semarang diubah menjadi sekolah. Dan sekolah itu bertumbuh sangat cepat hingga sekolah itu semakin lama semakin besar.

Perjuangan Tan Malaka tidaklah hanya sebatas pada usaha mencerdaskan rakyat Indonesia pada saat itu, tapi juga pada gerakan-gerakan dalam melawan ketidakadilan seperti yang dilakukan para buruh terhadap pemerintahan Hindia Belanda lewat VSTP dan aksi-aksi pemogokan, disertai selebaran-selebaran sebagai alat propaganda yang ditujukan kepada rakyat agar rakyat dapat melihat adanya ketidakadilan yang diterima oleh kaum buruh.
Seperti dikatakan Tan Malaka pada pidatonya di depan para buruh “Semua gerakan buruh untuk mengeluarkan suatu pemogokan umum sebagai pernyataan simpati, apabila nanti menglami kegagalan maka pegawai yang akan diberhentikan akan didorongnya untuk berjuang dengan gigih dalam pergerakan revolusioner”.
Pergulatan Tan Malaka dengan partai komunis di dunia sangatlah jelas. Ia tidak hanya mempunyai hak untuk memberi usul-usul dan dan mengadakan kritik tetapi juga hak untuk mengucapkan vetonya atas aksi-aksi yang dilakukan partai komunis di daerah kerjanya. Tan Malaka juga harus mengadakan pengawasan supaya anggaran dasar, program dan taktik dari Komintern (Komunis Internasional) dan Profintern seperti yang telah ditentukan di kongres-kongres Moskwa diikuti oleh kaum komunis dunia. Dengan demikian tanggung-jawabnya sebagai wakil Komintern lebih berat dari keanggotaannya di PKI.
Sebagai seorang pemimpin yang masih sangat muda ia meletakkan tanggung jawab yang sangat berat pada pundaknya. Tan Malaka dan sebagian kawan-kawannya memisahkan diri dan kemudian memutuskan hubungan dengan PKI, Sardjono-Alimin-Musso.

Pemberontakan 1926 yang direkayasa dari Keputusan Prambanan yang berakibat bunuh diri bagi perjuangan nasional rakyat Indonesia melawan penjajah waktu itu. Pemberontakan 1926 hanya merupakan gejolak kerusuhan dan keributan kecil di beberapa daerah di Indonesia. Maka dengan mudah dalam waktu singkat pihak penjajah Belanda dapat mengakhirinya. Akibatnya ribuan pejuang politik ditangkap dan ditahan. Ada yang disiksa, ada yang dibunuh dan banyak yang dibuang ke Boven Digoel, Irian Jaya. Peristiwa ini dijadikan dalih oleh Belanda untuk menangkap, menahan dan membuang setiap orang yang melawan mereka, sekalipun bukan PKI. Maka perjaungan nasional mendapat pukulan yang sangat berat dan mengalami kemunduran besar serta lumpuh selama bertahun-tahun.
Tan Malaka yang berada di luar negeri pada waktu itu, berkumpul dengan beberapa temannya di Bangkok. Di ibu kota Thailand itu, bersama Soebakat dan Djamaludddin Tamin, Juni 1927 Tan Malaka memproklamasikan berdirinya Partai Republik Indonesia (PARI). Dua tahun sebelumnya Tan Malaka telah menulis "Menuju Republik Indonesia". Itu ditunjukkan kepada para pejuang intelektual di Indonesia dan di negeri Belanda. Terbitnya buku itu pertama kali di Kowloon, Hong Kong, April 1925.

Prof. Mohammad Yamin, dalam karya tulisnya "Tan Malaka Bapak Republik Indonesia" memberi komentar: "Tak ubahnya daripada Jefferson Washington merancangkan Republik Amerika Serikat sebelum kemerdekaannya tercapai atau Rizal Bonifacio meramalkan Philippina sebelum revolusi Philippina pecah…."

Peristiwa 3 Juli 1946 yang didahului dengan penangkapan dan penahanan Tan Malaka bersama pimpinan Persatuan Perjuangan, di dalam penjara tanpa pernah diadili selama dua setengah tahun. Setelah meletus pemberontakan FDR/PKI di Madiun, September 1948 dengan pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin, Tan Malaka dikeluarkan begitu saja dari penjara akibat peristiwa itu.
Di luar, setelah mengevaluasi situasi yang amat parah bagi Republik Indonesia akibat Perjanjian Linggajati 1947 dan Renville 1948, yang merupakan buah dari hasil diplomasi Sutan Syahrir dan Perdana Menteri Amir Syarifuddin, Tan Malaka merintis pembentukan Partai MURBA, 7 November 1948 di Yogyakarta.

Pada tahun 1949 tepatnya bulan Februari Tan Malaka hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya di tengah-tengah perjuangan bersama Gerilya Pembela Proklamasi di Pethok, Kediri, Jawa Timur. Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap juga dari penuturan Harry A. Poeze, seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa Tan Malaka ditembak mati pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya[1].

Direktur Penerbitan Institut Kerajaan Belanda untuk Studi Karibia dan Asia Tenggara atau KITLV, Harry A Poeze kembali merilis hasil penelitiannya, bahwa Tan Malaka ditembak pasukan TNI di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri pada 21 Februari 1949.
Namun berdasarkan keputusan Presiden RI No. 53, yang ditandatangani Presiden Soekarno 28 Maret 1963 menetapkan bahwa Tan Malaka adalah seorang pahlawan kemerdekaan Nasional.
Harry Poeze telah menemukan lokasi tewasnya Tan Malaka di Jawa Timur berdasarkan serangkaian wawancara yang dilakukan pada periode 1986 sampai dengan 2005 dengan para pelaku sejarah yang berada bersama-sama dengan Tan Malaka tahun 1949. Dengan dukungan dari keluarga dan lembaga pendukung Tan Malaka, sedang dijajaki kerja sama dengan Departemen Sosial Republik Indonesia untuk memindahkan kuburannya ke Taman Makam Pahlawan Kalibata. Tentu untuk ini perlu tes DNA, misalnya. Tetapi, Depsos dan Pemerintah Provinsi Jatim harus segera melakukannya sebelum masyarakat setempat secara sporadis menggali dan mungkin menemukan tulang belulang kambing yang bisa diklaim sebagai kerangka jenazah sang pahlawan nasional.
Tidak kurang dari 500 kilometer jarak ditempuh ribuan orang selama dua bulan dari Madiun ke arah Pacitan, lalu ke Utara, sebelum akhirnya mereka, antara lain Amir Sjarifuddin, ditangkap di wilayah perbatasan yang dikuasai tentara Belanda. Ia juga menemukan arsip menarik tentang Soeharto. Selama ini sudah diketahui bahwa Soeharto datang ke Madiun sebelum meletus pemberontakan. Soemarsono berpesan kepadanya bahwa kota itu aman dan agar pesan itu disampaikan kepada pemerintah. Poeze menemukan sebuah arsip menarik di Arsip Nasional RI bahwa Soeharto pernah menulis kepada ”Paduka Tuan” Kolonel Djokosoejono, komandan tentara kiri, agar beliau datang ke Yogya dan menyelesaikan persoalan ini. Soeharto menulis ”saya menjamin keselamatan Pak Djoko”. Dokumen ini menarik karena ternyata Soeharto mengambil inisiatif sendiri sebagai penengah dalam peristiwa Madiun. Harry Poeze telah menemukan lokasi tewasnya Tan Malaka di Jawa Timur. Lokasi tempat Tan Malaka disergap dan kemudian ditembak adalah Dusun Tunggul, Desa Selopanggung, di kaki Gunung Wilis.

Madilog Madilog merupakan istilah baru dalam cara berpikir, dengan menghubungkan ilmu bukti serta mengembangkan dengan jalan dan metode yang sesuai dengan akar dan urat kebudayaan Indonesia sebagai bagian dari kebudayaan dunia. Bukti adalah fakta dan fakta adalah lantainya ilmu bukti. Bagi filsafat, idealisme yang pokok dan pertama adalah budi (mind), kesatuan, pikiran dan penginderaan. Filsafat materialisme menganggap alam, benda dan realita nyata obyektif sekeliling sebagai yang ada, yang pokok dan yang pertama.
Bagi Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika) yang pokok dan pertama adalah bukti, walau belum dapat diterangkan secara rasional dan logika tapi jika fakta sebagai landasan ilmu bukti itu ada secara konkrit, sekalipun ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menjelaskannya dan belum dapat menjawab apa, mengapa dan bagaimana.
Semua karya Tan Malaka dan permasalahannya didasari oleh kondisi Indonesia. Terutama rakyat Indonesia, situasi dan kondisi nusantara serta kebudayaan, sejarah lalu diakhiri dengan bagaimana mengarahkan pemecahan masalahnya. Cara tradisi nyata bangsa Indonesia dengan latar belakang sejarahnya bukanlah cara berpikir yang teoritis dan untuk mencapai Republik Indonesia sudah dia cetuskan sejak tahun 1925 lewat Naar de Republiek Indonesia.
Jika membaca karya-karya Tan Malaka yang meliputi semua bidang kemasyarakatan, kenegaraan, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan sampai kemiliteran (Gerpolek-Gerilya-Politik dan Ekonomi, 1948), maka akan ditemukan benang putih keilmiahan dan ke-Indonesia-an serta benang merah kemandirian, sikap konsisten yang jelas dalam gagasan-gagasan serta perjuangannya.


Ref : http://voiceofsubaltern.blogspot.com/2007/09/biografi-almarhum-tan-malaka-1894-1949.html
http://purwoko.staff.ugm.ac.id/web/?p=60
http://id.wikipedia.org/wiki/Tan_Malaka